
Seminar Pelatihan Paham AI: Cerdas Menggunakan AI, Aman di Ruang Digital
1 September 2026 — Enam santri SMA Baitul Qur’an Subang hadir untuk mewakili sebuah seminar Pelatihan Paham AI yang diadakan di sekolah As-Syifa Boarding School Wanareja, Kec. Subang, Kab. Subang. Enam santri itu dari setiap kelas SMA mewakili satu murid masing-masing baik dalam kalangan ikhwan maupun akhwat.
Dari pukul enam pagi, santri langsung bersiap mengenakan seragam putih abu dan berangkat dengan membawa laptop masing-masing menaiki mobil pesantren bersama Ust. Egi Alfarizi S.Kom. dan Ust. Fandry M. Al-Badry, M.S.I. yang membimbing dalam perjalanan tersebut. Jalan yang ditempuh yang cukup lama, yaitu selama satu jam setengah hingga akhirnya tiba di sekolah As-Syifa.
Usai tiba, para santri beserta ustad-ustad pembimbing diarahkan untuk masuk ke dalam bangunan aula oleh panitia setempat. Mengisi registrasi dan kemudian duduk di tempat yang telah tersedia.

Banyak murid yang ikut dari berbagai sekolah di subang untuk menyimak pelatihan yang akan disampaikan oleh tim Polri beserta para guru pengawas Jawa Barat yang turut serta hadir dalam seminar tersebut. Acara dimulai dengan menyanyikan lagu indonesia, pembacaan tilawah Al-Qur’an, sambutan-sambutan, dan diakhiri doa dan penutup.
Selesai dari kegiatan tersebut, barulah pelatihan AI dimulai. Melalui platform aplikasi Senopati Academy, sebuah aplikasi kelas untuk pembelajaran AI, dari pengertian, penggunaan, etika-etika, dan masih banyak lagi.

Dalam seminar itu, para murid mendapatkan empat modul yang menjadi bahan pembelajaran tersebut, dari “Introduction With AI” yaitu pengenalan tentang AI, “Ethical Use of AI” atau yang dimaksud etika dalam penggunaan AI, “Fighting Hoax with AI” Melawan Hoax dengan AI, dan “AI Prompt 101” pengunaan prompt AI. Terdapat quiz-quiz dan penjelasan berupa slide yang menarik membuat para murid tidak mudah bosan untuk belajar.
Setelah pembelajaran tersebut, Terdapat game berupa alur cerita sebagai penerapan materi-materi yang sudah dipelajari dari empat modul AI. Suasana aula berlangsung menyenangkan dan legang hingga usai seminar tersebut pada pukul setengah dua belas. Diakhiri dengan foto bersama para pembimbing dan murid-murid di aula.
Perlahan orang-orang meninggalkan aula. Tetapi yang terbawa adalah sebuah pelajaran penting, bahwa dampak dari AI bergantung pada kebijakan pengunanya. Sudah banyak AI yang berada di sekitar lingkungan sehari-hari, tetapi tidak banyak juga yang mengetahui agar selamat dari ancaman AI. Dengan pelatihan AI, murid-murid tidak hanya sekedar tahu etika dan pengunaannya saja, tetapi juga dapat mengajak dan membimbing orang lain untuk tidak mudah tertipu dengan AI. Dari diri sendiri, keluarga, teman-teman, hingga masyarakat sekitar.

SMA Ikhwan:
– Kelas 10: Daffian Arrasya Tsaqif
-Kelas 11: Mukhfathan Arfa Annahly
-Kelas 12: Faiz Damar Prayoga
SMA Akhwat:
-Kelas 10: Naura
-Kelas 11: Aina
-Kelas 12: Raihanun



