
Kunjungan Akademik Kelas 12 Pesantren Baitul Quran Subang: Menjemput Masa Depan dengan Ilmu dan Ikhtiar
Dalam rangka memperluas wawasan serta mempersiapkan langkah menuju jenjang pendidikan tinggi, Kelas 12 Pesantren Baitul Quran Subang melaksanakan Kunjungan Akademik ke sejumlah perguruan tinggi ternama di Semarang, yakni Universitas Diponegoro (UNDIP), Universitas Negeri Semarang (UNNES), dan UIN Walisongo Semarang. Kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar sekolah dalam membekali para santri dengan gambaran nyata tentang dunia perkuliahan dan arah masa depan mereka.
Pada setiap kunjungan ke kampus-kampus tersebut, kegiatan diawali dengan sambutan pembukaan dari Kepala Sekolah Pesantren Baitul Quran Subang, H. Fhandry Fariadi, S.Pd.I., M.S.I. Dalam sambutannya, beliau senantiasa menekankan bahwa menuntut ilmu adalah bagian dari ibadah serta bentuk kesungguhan dalam meraih cita-cita. Beliau juga mengingatkan para santri agar memanfaatkan kesempatan ini untuk aktif bertanya dan menggali informasi sebanyak mungkin sebagai bekal menentukan pilihan studi lanjut.

Suasana kunjungan berlangsung penuh semangat dan antusias. Para siswa mendapatkan pemaparan langsung mengenai sistem perkuliahan, program studi unggulan, fasilitas kampus, jalur masuk perguruan tinggi, hingga prospek karier setelah lulus. Interaksi langsung dengan pihak kampus membuat para santri lebih percaya diri dalam membayangkan diri mereka sebagai mahasiswa di masa mendatang.
Sesi tanya jawab menjadi bagian yang paling dinanti. Sabrina Nur Syahidah menanyakan tentang kegiatan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan bagaimana mahasiswa dapat mengembangkan minat serta bakat di luar akademik. Pihak kampus menjelaskan bahwa UKM menjadi wadah penting untuk melatih kepemimpinan, kerja sama, serta keterampilan sosial yang sangat bermanfaat di dunia kerja.
Fika Fadhoil Akbar kemudian menanyakan jurusan yang baik untuk dirinya dan jurusan yang banyak diminati saat ini. Narasumber menyampaikan bahwa memilih jurusan harus disesuaikan dengan minat dan potensi diri, meskipun beberapa program studi seperti teknologi informasi, manajemen, pendidikan, kesehatan, dan ekonomi syariah memiliki peminat yang cukup tinggi karena relevansi dengan kebutuhan zaman.

Salman Faishal Hakim turut mengajukan pertanyaan mengenai organisasi mahasiswa yang paling diminati serta prospeknya terhadap dunia kerja. Dijelaskan bahwa organisasi seperti BEM, Himpunan Mahasiswa Jurusan, dan komunitas keilmuan banyak diminati karena mampu membentuk karakter kepemimpinan dan memperluas jaringan relasi yang sangat berpengaruh saat memasuki dunia profesional.
Menambah wawasan diskusi, Haura Jasmine dan Anisa Siti Fatimah Ayu menanyakan tentang prospek program pertukaran mahasiswa. Mereka ingin mengetahui apakah mahasiswa memiliki kesempatan belajar di luar daerah bahkan luar negeri. Pihak kampus menjelaskan bahwa saat ini banyak program pertukaran mahasiswa, baik dalam skala nasional maupun internasional, yang memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk merasakan pengalaman belajar di universitas lain. Program tersebut tidak hanya meningkatkan kualitas akademik, tetapi juga memperluas wawasan budaya, melatih kemandirian, serta memperkuat jejaring global.
Guru pembimbing, Ust. Ade Sukarman, S.Pd., Gr., juga turut aktif dalam diskusi dengan menanyakan terkait program S2 atau pascasarjana yang tersedia. Pertanyaan tersebut memberikan gambaran bahwa jenjang pendidikan dapat terus dilanjutkan hingga magister bahkan doktoral, serta membuka peluang beasiswa yang mendukung semangat belajar sepanjang hayat.

Secara keseluruhan, kunjungan akademik ini memberikan pengalaman yang sangat berharga bagi Kelas 12 Pesantren Baitul Quran Subang. Para santri tidak hanya memperoleh informasi mengenai dunia perkuliahan, tetapi juga mendapatkan motivasi untuk merancang masa depan dengan lebih matang.
Sebagai santri yang tumbuh dalam lingkungan pesantren berbasis Al-Qur’an, kegiatan ini menjadi perpaduan antara semangat intelektual dan nilai spiritual. Harapannya, para siswa tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga tetap menjaga akhlak dan identitas keislaman ketika melanjutkan pendidikan.
Kunjungan ini menjadi langkah awal dalam perjalanan panjang meraih cita-cita. Dengan doa, ikhtiar, dan bimbingan para guru, semoga seluruh santri Kelas 12 Pesantren Baitul Quran Subang dimudahkan dalam menentukan pilihan terbaik dan diterima di kampus impian mereka. Bismillah, melangkah menuju masa depan yang gemilang dan penuh keberkahan.



